Pengalaman Mengerikan Bekerja di PT Tunas Artha Gardatama

tag

Ini adalah sekelumit pengalaman saya setelah beberapa hari bekerja disana. PT yang disebut TAG ini ternyata merupakan perusahaan yang mengurusi masalah ATM baik itu maintenance atau perawatan dan pengisian uang. Saat pertamakali saya mengunjungi lokasi ini ternyata, tidak ada nama perusahaan hanya seperti perumahan yang memiliki pagar tinggi dengan kawat duri di atasnya. Banyak CCTV yang tersebar di dalam lokasi tersebut, baik di dalam ruang maupun di luar ruang. Saat masuk akan terlihat pemandangan satpam, polisi, maupun tentara yang bertugas. Keamanan perusahaan ini memang dijaga ketat, karena di dalamnya berisi uang milyaran.

Ada beberapa jabatan disana, yang saya tahu ada MTC untuk maintenance dan RPL untuk pengisian uang ATM dan CIT untuk pengambilan uang dari bank. Saat pertamakali bekerja disana saya disuruh untuk ikut mas-mas yang MTC, supaya mengerti cara memperbaiki ATM. Saya naik motor sendiri mengikuti seorang custody dan satpam yang naik motor berboncengan. Pekerjaan ini termasuk pekerjaan lapangan yang harus siap-siap gosong terpanggang terik matahari. Untuk itu siap siap jaket, sarung tangan, dan masker untuk menghindari kulit belang,

Sesampainya di atm, semua harus melepas jaket supaya terlihat dari cctv kalau kami adalah pegawai TAG dan Satpam berada di luar untuk mengawasi. Seorang custody dengan cekatan, membuka atm banker dengan gerombolan kunci yang ada di tasnya. Mereka mengecek atm dan selalu mendiskusikan masalahnya dengan bagian monitoring di kantor lewat Whats App. Setelah selesai, mereka terkadang meminta foto bersama dengan pelanggan yang akan mengambil uang di ATM. Kegiatan ini terus berulang dari satu atm ke atm lain, tapi enaknya pekerjaan ini adalah jika tidak ada pekerjaan, pegawai bisa bebas istirahat tanpa sepengetahuan koordinator di kantor.

Pada hari berikutnya ternyata bagian RPL kekurangan pegawai, sehingga saya terpaksa diikutkan dengan RPL karena kedapatan memiliki sim A dan bisa nyopir. Saat itu saya dan custody mendapatkan tugas untuk mengisi ATM di Pacitan. Sebelum berangkat, mobil bermerk Grand Max melakukan loading dulu, yaitu mengisi mobil dengan karung-karung berisi 4 kaset ATM dan 1 kotak reject yang berisi uang. Setiap karung adalah untuk 1 atm untuk itu dalam bagasi mobil, karung atm ditata sedemikian rupa sehingga memudahkan saat mengeluarkan dari mobil.

Sebelum berangkat, custody yang jadi sopir dan pengawalnya yang seorang anggota sabara difoto terlebih dahulu, saat itu saya dan satpam duduk di bagian tengah mobil. Mobil melaju dengan cepat, seorang sopir dan pengawal dengan santainya duduk di depan tanpa mengenakan sabuk pengaman. Sang sopir mengendalikan mobilnya dengan lincah menyalip semua kendaraan di depannya saat melewati jalan berkelok-kelok dan naik turun bagaikan naik roller coaster tanpa pengaman. Siapapun yang tidak kuat pasti akan mabuk dibuatnya. ini benar-benar pengalaman paling mengerikan yang pernah ada, mobil pun agak usang dan tanpa ada airbag, bisa dibayangkan sekali nabrak nyawa langsung melayang, apalagi dengan kelakuan sopir yang ugal-ugalan, membuat resiko tabrakan semakin besar. Bahkan saat itu hampir nabrak seorang pengendara motor dan spionnya terkena truk yang melintas dari arah berlawanan. Konon juga mobil ini tidak pernah ada perawatan, dan bosnya tidak mengurusinya.

Setelah sampai di ATM karung berisi kaset dikeluarkan sesuai daerah atm, lalu saya dan satpam membawanya ke dekat custody yang sedang membuka brankas ATM. Sedangkan seorang anggota sabara menunggu dimobil, untuk berjaga-jaga jika mobilnya dicuri.

Siapapun yang bekerja disini sebaiknya, fikir-fikir dulu, karena resiko yang besar tanpa ada asuransi dari perusahaan dengan bayaran yang standar umr daerah setempat, yang tergolong rendah.

Baca juga 4 Trik Ampuh Supaya Mobil Kuat Melibas Tanjakan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel