Mengapa Matahari / Bulan Terlihat Besar di dekat Horizon

Pernah melihat matahari atau bulan terlihat lebih besar saat mau terbit dan tenggelam? Pasti muncul pertanyaan di benak anda, apa yang menyebabkan matahari terlihat besar atau kecil apakah secara fisik matahari bisa kembang kempis atau hanya akibat refraksi cahaya matahari oleh atmosfer? Jika anda adalah seorang yang mempertanyakan ini berarti anda orang yang kritis seperti ilmuwan lainnya yang mempertanyakan bagaimana dan mengapa tentang dunia ini. Marilah kita simak bersama mengapa matahari bisa terlihat besar di horizon dan kecil saat diatas.

Pertama tama lihat dulu gambar dibawah ini. Sebuah foto timelapse yang diambil tiap menitnya dari bulan terbit terus menjauhi horizon hingga keatas.



Credit & Copyright: Shay Stephens

Dari foto diatas dapat disimpulkan bahwa bulan tidak mengalami perubahan ukuran sekecil apapun, semua terlihat sama.

Tapi mengapa jika dilihat dengan mata terlihat besar di horizon?

Inilah misteri yang membingungkan mengenai persepsi otak manusia. Kemungkinan otak menyadari bulan adalah benda yang paling jauh dan menjadi background dari semua objek di Bumi. Lalu ketika bulan berada di dekat horizon dimana disitu terdapat gedung pepohonan, otak membandingkannya dengan objek di Bumi. Misal, disana ada gedung raksasa yang jauh, otak telah memperkirakan ukuran benda di belakang gedung tersebut pasti besar walau berukuran kecil apalagi bulan yang telah disadari otak sebagai benda langit yang jauh sehingga otak menganggap visualisasi yang diterimanya berupa objek yang besar dari pada saat diatas langit dimana tiada benda pembanding.

Hal ini juga berlaku saat matahari terbit dan terbenam, selalu akan terlihat besar, ini semua semata-mata karna faktor internal manusia bukan faktor external, sehingga semua hanyalah ilusi otak yang menipu kita.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel