Darimana Asal Manusia?

manusia

Asal mula manusia telah menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan selama bertahun-tahun. Namun sedikit demi sedikit mulai terpecahkan setelah tercetusnya teori Darwin. Suatu teori yang menyatakan bahwa semua makhluk hidup di planet bumi berasal dari satu nenek moyang yang sama baik itu, hewan, serangga, bakteri, hingga tumbuhan. Teori yang dicetuskan oleh naturalis Charles Darwin dan Alfred Russel Wallace yang mempunyai gagasan seleksi alam. Teori inilah teori pamungkas paling elegan dan tiada tandingannya, tiada yang mampu membantahnya karena sudah banyak bukti ditemukan dilapangan baik itu bersifat makro dan mikro.

Teori ini adalah Teori Evolusi, teori yang mampu memberikan pencerahan bagi seluruh peradaban manusia tentang asal mula diri kita dan semua makhluk hidup. Saat pertama kali dicetuskan, teori ini menerima banyak sekali penolakan dari semua kalangan terutama mereka yang taat kepada dogma agama yang dianutnya. Bahkan sekarangpun teori darwin bagi sebagian besar hanya dianggap teori dan sebagian pengarang buku mengklaim teori darwin telah runtuh oleh teori penciptaan. Mereka yang menolak dan mengklaim teori darwin sejatinya belum mengerti sepenuhnya dan mereka membuat beberapa pseudo science (ilmu semu) yang dapat mengecohkan orang awam yang tidak tahu  apa-apa.

Ilmu pengetahuan tidak bisa diresapi hanya dengan ego atau keinginan bahwa semuanya harus begitu. Sebaliknya, semua harus ditelusuri dan diteliti apa adanya tanpa ada opini dan dugaan yang tak berdasar. Tentunya teori juga harus didukung dengan bukti bukan hanya imajinasi dan logika semata. Jika teori atau gagasan yang kita percayai selama ini salah maka orang bijak akan menerimanya dengan lapang dada dan semakin mendalaminya. Itulah attitude ilmuwan yang baik, suatu perbuatan yang mulia tanpa rasa malu mengakui kesalahannya. Hanya satu yang harus diingat, bahwa kita harus dapat mengatakan kata "tidak tahu" terhadap hal-hal yang masih misteri. Bukan mengarang cerita berdasarkan subjektif atau pengalam individual yang tidak bisa dialami oleh semua orang.

Para ilmuwan dan cendikiawan di seluruh dunia mengakui kebenarannya dan telah menjadikan teori evolusi standar pembelajaran bagi para murid baik di sekolah maupun di universitas. Berharap semoga lahir ilmuwan-ilmuwan baru yang dapat memberikan teori atau menguatkan teori yang telah ada sehingga peradaban manusia dapat berkembang.

Banyak sekali bukti yang mendukung teori evolusi, contoh sederhananya pada hewan mamalia baik manusia, kucing, anjing, tikus, dll. Semua hewan ini memiliki kesamaan yang identik. Mereka semua mempunyai tulang ekor, mempunyai 5 jari, kejenjar susu, beranak, struktur tulang yang sama, dll. Dan manusia dan kucing memiliki kesamaan dna hingga 90%. Semua mamalia ini memiliki satu nenek moyang pertama yang menyerupai tikus, menurut para ilmuwan semua makhluk hidup baik mamalia, reptil dll berasal dari satu nenek moyang yang disebut luca. Lebih simpel dari sel tunggal yang bisa bereproduksi seperti makhuk hidup.

Jika kamu ingin melihat bukti real, lebih baik luangkan waktu liburmu untuk pergi ke musium Sangiran di Sragen atau Trinil Ngawi, untuk melihat fosil manusia purba, seperti pithecantropus erectus, atau manusia purba jawa yang berumur jutaan tahun. Fosil ini membukti kan bahwa jaman dulu manusia masih seperti kera dengan bibir lebih monyong dan batok kepala condong ke belakang. Jika manusia tidak berevolusi tentunya sudah ditemukan fosil manusia atau homo sapiens bersamaan dengan manusia purba, namun sejauh mata memandang tidak ada fosil manusia. Fosil Homo Sapien tertua sejauh ini berumur  315,000 tahun ditemukan di daerah Marocco, Afrika.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel