Iklan

Cara Menentukan Biaya Desain bagi Desainer Pemula

desain grafis

Mungkin ini yang sering terngiang dipikiran desainer grafis, disaat pertama mendapatkan penawaran dari seorang client atau customer yang pertamakali menawarkan job desain yang banyak. Penentuan harga desain sangat penting, dan kamu tidak boleh asal-asalan mematok harga. Walaupun sebenarnya setiap desainer memiliki hak masing-masing dalam menentukan harga desain.

Tapi kamu harus memikirkan desainer lain diluar sana, apakah mereka akan terkena dampak negatif dari harga desain kalian atau dampak positif. Dampak negatif contohnya bila kamu mematok harga yang sangat murah, membuat desainer lain rugi karena kamu telah merusak harga pasar. Sedangkan dampak positif bisa terjadi bila desainer lain juga akan mendapatkan klien yang lebih menghargai desain, dan tidak semena-mena menjudge dan menggampangkan desainer.

Sebagai desainer yang bijak, setidaknya kamu harus riset harga pasar. Bertanyalah kepada teman atau kolega sesama desainer yang telah bekerja, berapa dang bagaimana mereka mematok harga. Jangan sampai kamu mematok harga yang semakin murah ketika kamu merasa pekerjaan itu semakin gampang, sebaliknya kamu harus meningkatkan kualitas dan nilai desainmu. Biasanya biaya desain, tergantung juga pengalaman dan berapa tahun desainer itu telah menggeluti dunia desain.

Jika kamu bingung menentukan harga desain, saya akan memandu anda bagaimana cara mendapatkan harga yang sesuai dengan nilai desain yang akan anda kerjakan.

Ada dua jenis penentuan harga desain, yakni secara perjam dan harga flat.

Biaya Desain Per Jam

Konon biaya desain ini terbukti efektif dan menguntungkan bahkan salah satu metode yang paling adil dalam dunia desain. Biaya perjam alias Hourly Rate juga merupakan hal yang wajar ditemui di situs-situs freelance luar negeri. Mengapa, karena dianggap lebih efektif dan efisien dari pada flat rate. Jika pengerjaannya lebih lama otomatis biaya yang dihasilkan lebih mahal dan sebaliknya. Biaya perjam juga bisa berubah seiring lamanya pengalaman dan profesionalisme desainer.

Kelebihan:

- Adil, karena sesuai dengan lama pekerjaan yang dilakukan.
- Lebih berpihak kepada desainer, menjujung martabat dan nilai seorang desainer.
- Lebih mudah dalam perhitungan.

Kekurangan:

- Klien ragu jika tidak bertemu langsung.
- Biaya yang lebih mahal jika terlalu lama, hanya menjangkau klien menengah keatas.
- Pendapatan lebih sedikit dari flat rate.

Biaya Desain Flat

Desain biaya flat berarti kemu menentukan harga desain sekali, dalam istilah pertukangan disebut juga borongan. Sebagian besar dikalkulasi berdasarkan tingkat kesulitan desain. Semakin sulit dan kompleks suatu desain biayanya lebih mahal. Biaya desain flat masih banyak digunakan terutama di percetakan-percetakan Indonesia. Karena lebih mudah dan dianggap realistis dan masuk akal. Biasanya ditentukan oleh desainer itu sendiri.

Kelebihan:

- Lebih menguntungkan, terutama jika desain bisa diselesaikan dengan cepat.
- Simpel dan mudah dimengerti.
- Banyak klien yang suka terutama lokal.

Kekurangan:

- Rugi, jika salah mematok harga, terutama jika klien revisi terus.
- Peluang kerjasama jangka panjang kecil.
- Merugikan desainer, bekerja lebih keras,

Demikian cara menentukan biaya desain, kamu tinggal pilih yang flat atau hourly rate, flat cocok untuk klien lokal dan hourly rate cocok untuk klien luar. Selamat mendesain ria...

0 Response to "Cara Menentukan Biaya Desain bagi Desainer Pemula"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel