Adakah Alam Semesta Lain Selain Alam Semesta Kita? Ini Penjelasan Multiverse

alam semesta paralel

Alam semesta sejauh yang kita tahu mungkin adalah segala sesuatu yang ada. Tapi bagaimana jika ada yang lebih dari segalanya? konsep keunikan dalam alam semesta akan dimentahkan oleh teori alam semesta paralel. Karena menurut teori multiverse banyak alam semesta yang lahir setiap waktu dalam jumlah yang tidak terbatas. Jadi big bang bukanlah peristiwa unik dalam alam semesta yang terjadi sekali tapi berkali-kali dalam kekosongan kosmos.

Mungkin di alam semesta lain ada kesamaan seperti kita dengan sedikit perbedaan, misalnya planet bumi yang memiliki cincin, bahkan kondisi yang sama persis seperti kita sekarang tapi dengan nasib yang berbeda-beda. Di suatu alam semesta ini, kamu sedang membaca blog ini, tapi di alam semesta lain mungkin kamu sedang tidur, atau sekadar membaca website lain.

Alam semesta multi seperti yang dijabarkan para ilmuwan, merupakan solusi dari 3 teori yang tidak dapat dijelaskan dengan logika, yakni teori, inflasi abadi, teori string, dan teori energi gelap. Jika suatu teori mendapatkan dukungan dari teori lain semakin menguatkan bahwa multiverse memang nyata, dan itu semua diluar nalar kita.

Alam semesta dengan jumlah energi gelap yang berbeda akan menghasilkan hukum fisika yang berbeda juga, jika energi gelap lebih besar dari alam semesta kita maka planet, matahari dan galaksi tidak akan terbentuk, sedangkan di alam semesta dengan energi gelap yang sangat sedikit maka materi akan runtuh dalam gravitasinya sendiri. Dan kita sendiri hidup di alam semesta yang memiliki jumlah energi gelap mencapai 0.000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000001
suatu nomor aneh yang ditemukan ilmuwan setelah mengukur jumlah energi gelap yang membuat galaksi saling terpisah satu sama lain. Nomor itu juga mengindikasikan banyaknya kemungkinan alam semesta lain dengan energi gelap yang berbeda.

Selain itu, teori string juga mengungkapkan bahwa alam semesta ini memiliki struktur terkecil yang lebih kecil dari atom dan intinya yaitu berupa getaran senar 2 dimensi yang berada pada bentuk lipatan extra dimensi. Lipatan extradimensi ini diduga sebagai penentu sifat alam semesta itu sendiri, seperti ibarat DNA menentukan bentuk dan sifat manusia. Tapi setelah ilmuwan melakukan kalkulasi, sungguh mengejutkan mereka menemukan bahwa ada banyak sekali kemungkinan bentuk extradimensi, mengindikasikan bahwa ada banyak alam semesta yang mungkin ada, dan juga mereka masih berdebat tentang bentuk lipatan extradimensi alam semesta kita sendiri.

Teori inflasi abadi juga mengejutkan ilmuwan, Alex Vilenkin sang penemu teori ini, menjelaskan bahwa alam semesta kita berada di ruang dengan inflasi abadi, dengan kata lain alam semesta kita berada pada ruang yang terus mengembang tanpa batas, dan akibat pengembangan itu, terjadi suatu pergolakan energi statis yang menyebabkan BigBang di ruang inflasi ini. Jadi Big Bang merupakan peristiwa dimana energi menjadi materi dan peristiwa ini terus terjadi diantara ruang inflasi ini, sehingga bigbang dapat terjadi dimanapun dan kapanpun dalam jumlah tak terbatas.

Semua teori mengarah ke multiverse, namun sekarang ilmuwan masih belum bisa melakukan test karena teknologi yang kurang mumpuni. Tapi, jika teori ini terbukti benar, maka tidak lama lagi kita akan melihat suatu perubahan perspektif manusia, seperti pertamakali manusia menyadari bahwa Bumi bukanlah pusat alam semesta.
Beberapa ilmuwan yang ikut andil dalam teori multiverse antaralain, Alan Guth, Alex Vilenkin, dan Andrei Lindey, serta ilmuwan masakini seperti Michio Kaku dan Brian Greene.
Terimakasih telah menginspirasi dan berinovasi.

Jika kalian ingin mengerti lebih dalam tentang teori multiverse langsung saja tonton video dibawah ini (subtitle indonesia):

0 Response to "Adakah Alam Semesta Lain Selain Alam Semesta Kita? Ini Penjelasan Multiverse"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel