Apa itu Warna CMYK dan RGB? Begini Penjelasannya...

Bagi seorang desainer grafis pengetahuan akan warna sangat penting, terutama sistem warna CMYK dan RGB. Kedua sistem warna ini menjadi istilah yang sering digunakan dalam dunia desain grafis. Untuk itu desainer grafis wajib mengetahui apa itu sistem warna RGB dan CMYK supaya kelak tidak bingung saat bekerja. Jika kamu menggunakan corel, illustrator atau photoshop pasti menemukan mode warna ini. Sebenarnya kedua sistem warna ini hanya berbeda warna primernya saja dan memiliki fungsi masing-masing. Untuk lebih jelasnya silahkan lanjut ke paragraf dibawah ini.

rgb


Pertama-tama kita harus mengenal kepanjangan dari kedua singkatan tersebut yang merupakan warna primer dalam bahasa inggris.

CMYK = Cyan Magenta Yellow Key
RGB = Red Green Blue

CMYK berasal dari kombinasi warna Cyan Magenta Yellow dan Key yang merupakan warna kunci. Dalam dunia printing warna kunci biasanya hitam tapi tidak selalu hitam, kadang tinta biru dan coklat juga bisa digunakan jika terdesak. Mode warna CMYK lebih cocok digunakan untuk print karena memiliki tingkat kehitaman yang sangat pekat tapi tidak bisa menghasilkan warna putih, tingkat keputihan tergantung warna dasar pada media. Untuk menghasilkan warna putih, printer tidak akan meneteskan tinta apapun. Tentunya untuk menghemat bahan, karena umumnya kertas dan media cetak berwarna putih.

RGB berasal dari kombinasi warna Red Green dan Blue. Mode RGB lebih cocok digunakan untuk layar monitor karena memang pada dasarnya layar monitor berisi bintik-bintik lampu berwarna merah, hijau dan biru. Warna rgb dihasilkan oleh objek terang seperti dari katode CRT atau LED, sehingga mampu menghasilkan warna yang lebih cerah dan menyala dibandingkan media cetak. Kelebihan dari RGB adalah bisa menghasilkan warna putih yang sempurna, hijau, dan biru neon. Kekurangannya tidak mampu menghasilkan warna hitam yang sempurna.

Untuk itu harus dipertimbangkan kegunaan desain sebelum menentukan mode warnanya. Pastikan untuk desain yang akan dicetak menggunakan warna CMYK karena jika tidak maka hasil cetaknya akan berbeda dengan yang ada dilayar. Warna bisa berubah kerena ada warna yang melebihi batas gamut CMYK, beda dengan RGB yang gamut warnanya lebih luas, sehingga lebih leluasa dalam mewarna. Desain untuk layar monitor juga tidak cocok bila menggunakan mode CMYK terutama bila ingin menghasilkan warna neon yang menyala, desain akan terlihat pucat dan gelap.

Pada program Illustrator dan Corel draw juga ada fitur untuk mengganti mode warna, kamu bisa pelajari sendiri di internet atau guru kuliahmu. 

Sekarang kita sudah tahu perbedaan CMYK dan RGB jangan sampai salah dalam menentukannya karena bisa berakibat fatal jika sudah di print. Bisa bisa client kita marah karena hasil yang tidak sesuai dengan yang ada di monitor.

Selamat mendesain ria!

0 Response to "Apa itu Warna CMYK dan RGB? Begini Penjelasannya..."

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel