Pengalaman Buruk Menggunakan Kurir JNE, Paket Rusak / Hilang

paket jne

Sebagai orang yang sering melakukan online shopping, sejak dulu saya senang menggunakan JNE karena paketnya yang selalu sampai dengan selamat tanpa ada kekurangan apapun. Terutama saat belanja di tokopedia atau bukalapak, JNE adalah pilihan kurir utama selain Pos Indonesia dan TIKI. Saya mulai belanja online sejak 2014, sejak itu saya selalu puas dengan pelayanan JNE, namun akhir akhir ini di tahun 2018 saya mulai mengalami pengalaman yang kurang menyenangkan dengan JNE.

Kala itu saya melakukan pembelian sebuah lampu meja tanggal 18 April 2018. Lampu tersebut menggunakan kap dan penyangga, dan kata pembelinya akan dikirim satu paket. Saya tunggu, dan tiga hari kemudian paket itu datang dengan selamat, namun saya heran mengapa ukurannya kecil. Setelah saya buka ternyat isinya hanyalah fitingan dan tiang penyangga, lalu dimanakah kapnya. Saya mulai meneliti lagi paketnya, mungkinkah terselip diantara plastik, hingga saya robek semua, tidak menemukan pertanda adanya objek lain disana. Akhirnya saya komplain ke pembelinya. Mereka berkata bahwa paketnya berupa kardus besar yang berisi kap lampu lalu di dalamnya berisi kerdus kecil yang isinya saya buka tadi.

Mau tidak mau pusat resolusilah jawabannya, dengan bantuan admin tokopedia, saya meminta penjual untuk mengirimkan lagi kap lampunya. Namun sekarang yang mengirim adalah Pos Indonesia. Akhirnya kap lampu datang dengan selamat walaupun ada bagian yang peyok. Tapi lebih mending daripada menghilang. Paket itu saya terima dengan lapang dada, kasihan jika saya komplain lagi ke pembelinya, karena semua ini merupakan salah kurir yang mengirimnya.

Selanjutnya, kisah pilu juga saya alami lagi dengan kurir yang sama JNE. Saya order baterai ups, saya order pakai j&t namun ternyata yang sampai hanyalah kwitansi pembayaran. Saya tanyakan ke pembelinya, kok yang datang cuma surat kwitansinya pak? penjual menjawab, paketnya dikirim lewat jne karena paketnya tidak bisa dikirim dengan pesawat. Seperti yang kita tahu baterai dan aki tidak boleh dikirim lewat pesawat karena bisa memicu kebakaran dan ledakan.

Sedangkan dengan JNE paket dikirim lewat jalur darat, pelayanan ini disebut JNE Trucking. Ketika melihat pernyatan tersebut, saya mulai gelisah, mungkinkah paket akan sampai?. Ternyata kegelisahanku terjawab sudah. Paket sudah tidak sampai-sampai hingga kurun waktu 1 minggu lebih. Melampaui batas estimasi 5-6 hari. Saat di cek resi, paketnya masih dalam proses pengiriman ke JNE Jakarta sebelum dikirim ke Madiun. Dan status itu tidak bergerak sama sekali sampai hari ini. Penjual juga sempai komplain ke JNE namun katanya petugas JNE hanya menjawab, "nanti akan saya kabari". Pernyataan tersebut ambigu dan tanpa kejelasan sama sekali, karena mereka tidak tahu posisi paket yang diterimanya.

Akhirnya saya harus merelakan paket tersebut menghilang tanpa bekas. Tapi untungnya selernya bertanggung jawab, dan mau mengirim ulang paket baterai ini menggunakan kurir J&T, what? kenapa ga dari kemarin dikirim lewat J&T padhal ordernya pake J&T, usut punya usut ternyata penjual mensiasati harga yang mahal pada J&T yang tidak singkron dengan sistem tokopedia.

Kesimpulannya pelayanan JNE semakin lama semakin buruk, entah karena SDMnya atau paketnya yang menumpuk. Namun Sekarang sudah banyak kurir-kurir baru yang lain yang menawarkan pelayanan lebih baik, seperti J&T, Si Cepat, Grab, Gosend, Ninja, Rex, Wahana dll. Semoga pengalaman ini bermanfaat untuk anda yang ingin belanja online.

Baca juga Cara Mengirim Paket Lewat JNE

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel